Trik Lolos Sekolah Pilot dengan Mudah

Siapa sih yang tidak ingin masuk sekolah pilot? Sebagian orang punya ketertarikan untuk masuk sekolah pilot. Bahkan, yang sudah lulus kuliah sekalipun tak sedikit yang melirik. Hal ini didasari karena alasan setelah lulus sekolah pilot bisa menggeluti profesi sebagai pilot yang dikenal dengan gaji tinggi, bisa keliling dunia gratis, dapat tiket gratis untuk keluarga, punya pesona di mata lawan jenis, dsb. Sayangnya, beberapa dari mereka harus menelan “pil pahit” akibat tidak lolos sekolah pilot. Sebetulnya, ada trik untuk bisa lolos sekolah pilot dengan mudah. Bagaimana? Bahas yuk!

Lolos Sekolah PilotCari sekolah tanpa tes akademik

Tes akademik merupakan salah satu tes yang ditawarkan oleh sekolah pilot. Pelajaran yang umumnya diujikan adalah matematika & fisika. Apa kaitannya pelajaran matematika & fisika dengan dunia penerbangan? Jelas ada. Matematika, pelajaran yang menuntut seseorang berpikir untuk menghitung angka dengan berbagai rumus. Dengan pelajaran ini, seseorang diharapkan dapat berpikir logis, kritis, dan sistematis. Artinya, seseorang yang cukup baik dalam pelajaran matematika diharapkan memiliki cara berpikir logis, kritis, & sistematis yang dapat mencapai keselamatan penerbangan. Untuk pelajaran fisika, umumnya berkaitan dengan temperatur, tekanan, kelembaban, dll.

Seorang pilot tentu akan selalu berhubungan dengan hal-hal tersebut. Itulah sebabnya pilot setidaknya harus tahu tentang pelajaran matematika dasar. Jika mengalami kendala saat terbang, pilot bisa memperkirakan tindakan yang akan diambil tepat atau tidak dengan berdasarkan pada hal-hal tersebut. Apakah ini berarti yang lemah di kedua pelajaran tersebut tidak bisa lolos sekolah pilot? Tentu tidak. Kamu yang merasa lemah di kedua pelajaran tersebut bisa menyiasatinya dengan mencari sekolah tanpa tes akademik. Kalau di Indonesia, Aero Flyer Institute salah satu sekolah pilot tanpa tes akademik.

Pilih sekolah dengan nilai tes TOEFL 400

Kemampuan bahasa Inggris, modal yang harus dimiliki untuk masuk sekolah pilot. Alasannya karena rata-rata buku panduan penerbangan menggunakan bahasa Inggris karena diterbitkan oleh penerbit luar negeri, bahasa pengantar dalam sekolah pilot juga memakai bahasa Inggris, dan untuk komunikasi dengan ATC ketika menjadi pilot nanti diwajibkan menggunakan bahasa Inggris. Bagaimana kalau lemah di bahasa Inggris? Triknya adalah pilih sekolah yang menawarkan nilai tes TOEFL 400 seperti Nusa Flying School kalau di Indonesia karena ada sekolah pilot yang menawarkan nilai TOEFL 600 seperti BIFA.

Meski nantinya kamu berhasil mendapatkan nilai tes TOEFL 400, kamu tetap disarankan untuk terus memperlancar kemampuan bahasa Inggris baik selama pendidikan di sekolah pilot atau setelah lulus dari sekolah pilot. Hal ini dikarenakan maskapai penerbangan rata-rata menerima calon pilot dengan kemampuan bahasa Inggris yang oke. Kabarnya harus memiliki nilai TOEFL minimal 700. Jangan buat biaya yang dikeluarkan selama sekolah pilot sia-sia karena gagal terus melamar kerja di airline akibat lemahnya kemampuan bahasa Inggris, oke.

Pilih batch independent

Setiap sekolah pilot umumnya membuka batch 2 sampai 3 kali dalam setahun (di awal, tengah, & akhir tahun). Batch yang ditawarkan sekolah pilot sendiri sejatinya ada 2 jenis yakni batch independent dan batch Garuda, Air Asia, atau airline lainnya. Dari kedua jenis batch tersebut, disarankan untuk memilih batch independent. Batch independent adalah batch atau kelas di mana setelah lulus bebas apply kerja di airline manapun (di dalam atau di luar negeri). Untuk lolos ke batch independent terbilang lebih mudah dibanding lolos batch Garuda, Air Asia, atau airline lainnya.

Batch Garuda, Air Asia, atau airline lainnya maksudnya adalah sekolah pilot sudah punya kerjasama dengan pihak airline tersebut. Akan tetapi, pasca lulus bukan berarti bisa langsung jadi pilot di airline tersebut, tetap harus melewati prosedur yakni mengikuti tes tertulis hingga wawancara. Di samping itu, biaya batch Garuda, Air Asia, atau airline lainnya juga umumnya lebih mahal dibanding batch independent.

Masalah Kesehatan Pilot

Masalah Kesehatan Pilot

Pilot tergolong sebagai salah satu profesi terpopuler di dunia pada dasarnya juga memiliki resiko tinggi terhadap ancaman kesehatan. Apalagi jika pilot memiliki jam terbang yang tidak teratur guna menginginkan jam terbang tinggi, tentu masalah kesehatan kemungkinan besar dialami. Meski dua jam sebelum take off pilot melakukan cek kesehatan, tapi hal ini bertujuan agar memungkinkan pilot untuk melakukan penerbangan dengan aman dan nyaman. Namun kesehatan pilot bisa saja terancam pada saat atau pasca penerbangan. Berbicara tentang masalah kesehatan pilot, apa saja masalah kesehatan yang kerap mereka alami? Silakan Anda simak uraian berikut untuk mengetahuinya:

Stres

Banyak orang mengalami stres karena dituntut oleh sebuah pekerjaan, demikian pula dengan profesi pilot. Pilot kerap mengalami stres karena beban pikiran yang selalu menghantui, dimana hal ini selalu terbayang karena tanggung jawabnya yang besar terhadap keselamatan para penumpang. Bagaimana tidak, bila salah satu dari seorang penumpang ialah seorang kepala rumah tangga, maka bukan hanya nyawa penumpang tersebut yang terancam tetapi juga keluarga yang ditinggalkan. Mengapa? Sebab sebagai kepala rumah tangga wajib menafkahi keluarga. Artinya, jika nyawa seorang kepala rumah tangga tersebut melayang, tentu keselamatan dan kesejahteraan hidup keluarga yang ditingalkannya juga akan terancam. Itulah mengapa di saat akan take off sampai landing pilot kerap merasa was-was dan stres karena bisa saja bahaya mengancam seperti halnya awan kumulonimbus yang dapat menyebabkan pesawat gagal mesin sehingga mengakibatkan kecelakaan.

Batu ginjal

Pilot juga beresiko mengalami batu ginjal. Meski pada saat seleksi masuk sekolah pilot calon cadet dites terlebih dahulu dan dinyatakan memiliki kesehatan yang baik, akan tetapi tidak menutup kemungkinan pilot bisa terancam penyakit batu ginjal seiring pencapaian karirnya. Batu ginjal pada dasarnya disebabkan oleh penderita kurang mengkonsumsi air putih. Hal ini kerap terjadi pada pilot karena jam terbang yang tinggi bahkan juga terbiasa mengkonsumsi air putih tidak sampai 2 liter per hari sehingga membuat tubuh menjadi dehidrasi. Itulah sebabnya batu ginjal sangat lumrah menyerang kesehatan pilot sebab kurang minum.

Kanker kulit

Tidak hanya pilot yang terancam resiko kanker kulit tapi juga awak kabin. Penyakit kanker kulit atau melanoma tersebut memiliki potensi besar menyerang kru pilot karena terkena paparan sinar matahari lebih tinggi ketika mengudara sehingga sel-sel kulit menjadi gampang rusak. Terlebih lagi bila jadwal penerbangan pilot sangat padat, tentu resiko kanker kulit sangat tinggi. Kendatipun radiasi matahari dinetralisir oleh jendela pesawat, namun upaya ini sangat rendah. Jika diatasi dengan cepat dan cara yang tepat, peluang sembuhnya kanker kulit masih bisa diusahakan. Tapi bila terlambat, penyakit tersebut juga bahkan bisa mengancam keselamatan.

Gangguan psikologis

Profesi sebagai seorang pilot memang diharuskan memiliki mental kuat. Apalagi resiko kecelakaan pesawat sangat tinggi dalam penerbangan karena selain faktor cuaca juga human error. Ada sebagian pilot yang nyatanya mengalami gangguan psikologis dari insiden yang pernah dihadapinya, seperti pendaratan darurat. Hal ini tak jarang membuat mereka depresi dan membutuhkan waktu yang cukup untuk menenangkan diri. Bahkan, ketika mendapat jadwal penerbangan, mereka pun kerap berhalusinasi bakal mengalami insiden seperti sebelumnya.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa profesi apapun yang ditekuni pada dasarnya memiliki resiko yang tinggi bahkan bisa mengancam keselamatan. Kendatipun pilot terlihat gagah dengan seragamnya yang dilengkapi kuningan emas, tapi bukan berarti mereka kebal terhadap ancaman kesehatan, bahkan resiko yang mereka hadapi lebih besar ketimbang profesi lainnya. Namun mereka juga selalu meningkatkan wawasan, kemampuan, pengetahuan, dan keberanian serta menerapkan pola hidup sehat supaya bisa terhindar dari resiko-resiko yang ada.

Ingin Menjadi Pilot? Ini yang Harus Dimiliki

pilotBerprofesi menjadi seorang pilot tentunya pekerjaan yang diidamkan oleh sebagai orang. Mengapa? Karena menjadi seorang pilot merupakan pekerjaan yang telah mapan dan juga memiliki gaji tinggi. Selain dua alasan itu, pilot juga merupakan profesi yang memiliki banyak manfaatnya dikarenakan memiliki tanggung jawab atas keselamatan penumpang sehingga harus belajar menjadi orang yang bertangung jawab. Namun, untuk bisa menjadi seorang pilot bukan hal yang mudah dikarenakan ada banyak tes dan persyaratan yang harus bisa dilalui. Adapun salah satu yang harus bisa dilalui tentunya harus lulus dari sekolah pilot terlebih dahulu. Dikarenakan dengan Anda masuk sekolah pilot, tentunya Anda memiliki ilmu penerbangan. Meskipun Anda telah lulus dari sekolah pilot, saat Anda ingin mendaftar di maskapai penerbangan tentunya harus tetap mengikuti persyaran dan tes. Oleh karena itu, jika Anda ingin menjadi seorang pilot, maka berikut ini yang harus dimiliki oleh Anda.

Fisik yang sehat

Menjadi pilot tentunya pertama-tama Anda harus memiliki fisik yang sehat, ini dikarenakan Anda akan mengikuti berbagai tes kesehatan agar Anda bisa lulus menjadi pilot. Bisa saja saat Anda akan masuk sekolah pilot lulus saat mengikuti tes kesehatan, tapi belum tentu Anda lulus ketika tes kesehatan saat akan menjadi pilot. Ada banyak yang akan Anda ikuti saat tes kesehatan fisik, seperti mata, telingga, bau badan, tinggi badan, gigi, dan lain sebagainnya. Untuk itu, jika Anda ingin lulus menjadi seorang pilot, maka Anda harus memiliki fisik yang sehat. Oleh karena itu, Anda harus menjaga stamina agar fisik Anda selalu sehat. Adapun caranya Anda harus olahraga secara teratur, minum vitamin, dan mengkonsumsi makanan sehat. Selain itu, cobalah untuk melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum Anda mengikuti tes.

Kemampuan berbahasa Inggris dan berhitung

Selanjutnya yang harus Anda miliki selain fisik yang sehat, Anda juga harus memiliki kemampuan berbahasa dan berhitung. Menjadi pilot harus pintar dkarenakan orang-orang yang akan berhadapan dengan Anda merupakan orang yang berasal dari mana saja. Seorang pilot tidak hanya harus bisa berbahasa lokal, tapi menjadi seorang pilot harus bisa menguasai bahasa Inggris. Bahasa Inggris sangat penting bagi seorang pilot dikarenakan akan menjalin komunikasi dengan pihak ATC. Pihak ATC merupakan orang terdedak pilot dikarenakan pilot harus mendapatkan informasi dari menara ATC. Informasi yang disampaikan oleh pihak ATC kepada pilot dengan menggunakan bahasa Inggris. Selain harus memiliki kemampuan berbahasa Inggris sebagai seorang pilot juga harus mampu berhitung dengan baik untuk bisa menjaga jarak antara satu pesawat dengan pesawat lain.

Surat Izin

Yang satu ini tentunya tidak kalah pentingnya harus dimiliki oleh pilot yaitu surat izin terbang atau lisensi. Dimana lisensi ini sama saja dengan surat izin mengendaraan seperti SIM. Jika tidak memiliki lisensi tentunya tidak bisa menjadi seorang pilot. Lisensi sendiri terdiri dari berbagai macam dan memiliki tingkatan yang berbeda beda. Jika Anda ingin menjadi seorang pilot yang membawa penumpang, tentunya Anda harus memiliki surat izin atau lisensi dengan lengkap. Adapun lisensi penerbangan terdiri dari PPL, CPL, ATPL, dan ME. Nah, untuk mendapatkan lisensi/surat izin tentunya Anda harus mengikuti tes tertulis dan tes terbang terlebih dahulu.

Fisik yang sehat, surat izin/lisensi, kemampuan berbahasa Inggris dan Berhitung, tentunya merupakan hal yang penting bagi seorang yang memiliki cita-cita menjadi pilot. Mudah-mudahan informasi di atas bermanfaat buat Anda semua.